Ketakutanku menjadi kenyataan, teman-temanku tidak mempercayai semua ceritaku. Bahkan mereka tidak mempercayaiku ketika aku memberitahu mereka bahwa aku seorang indigo. Tatapan mereka sulit diartikan ketika aku menceritakan kejadian semalam, dimana aku melihat hantu Marie berada di bawah pohon dan karenanya aku berhasil menemukan kotak itu. Di dalam kelas ketika kami mengikuti ujian pun, ku rasakan tatapan mencibir dari teman-teman yang satu asrama denganku. Selain menganggapku sebagai pencuri, mereka pun menganggapku sebagai seorang pembohong. Suasana di kelas ini seolah-olah mengingatkanku pada keadaan kelasku di Grandes High School dulu, ketika aku baru menginjakkan kakiku di sekolah itu. Mungkinkah aku akan kembali merasakan dijauhi oleh teman-temanku? Aku ingat betapa tersiksanya

