Bertiga ... aku, Sean dan salah seorang perwakilan dari toko perhiasan yang bernama Nisa bersama-sama pergi menuju alamat yang diberikan Evan pada pihak toko sebelum dia meninggal. Tentu kami berangkat dengan menggunakan mobil Sean. Perjalanan kami tidak berlangsung lama karena alamat itu ternyata tidak terlalu jauh dari lokasi toko perhiasan. Hanya membutuhkan waktu sekitar 45 menit, kami pun tiba di alamat itu. Sebuah rumah sederhana, kini berada tepat di depan kami. Tanpa ragu kami mengetuk pintu rumah itu dan tak lama seorang wanita yang tidak salah lagi adalah Mira membukakan pintu itu. Aku bernafas lega karena sepertinya janjiku pada Evan akan segera bisa aku penuhi. Mira tampak heran melihat kedatangan kami, tapi dia tetap mempersilakan kami masuk ke dalam rumahnya. “Kalian in

