"AAAAA DASAR GURU s****n GURU k*****t TURUNIN GUE NYET!" ***** Frans membawa Abela ke ruangannya. Abela selalu memberontak tapi apa daya, kekuatannya tidak sebesar kekuatan Frans. "s**t TURUNIN GUE!" Abela memukul-mukul punggung Frans tapi tetap tidak dihiraukan oleh Frans. Saat sudah sampai di ruangan Frans, Frans memojokkan Abela ke dinding. Ia melingkarkan tangan kanannya di pinggang Abela sedangkan tangan kirinya ia taruh di samping kepala Abela. Abela diam mematung. Ia menundukkan kepalanya tidak berani menatap Frans secara langsung. "Maaf maaf maaf." Ucap Frans berulang-ulang. "Maaf? Maaf lo bilang?!" Teriak Abela. Ia mendongakkan kepalanya menghadap Frans. "Maaf." "Lo gak tau sakitnya gue pas lo bilang gue murahan?!" "Maaf." "Lo kemaren gak mau dengerin penjelasan gue dul

