Dua Puluh Empat

1172 Kata

“Ayeay aku ada edi, eh maksudnya ide hehe.” *** Frans menghela nafas untuk yang ke sekian kalinya hari ini, padahal sekarang masih cukup pagi untuk mengeluh. Tapi jangan salahkan Frans, tolong salahkan saja kekasih ajaibnya itu. Sepertinya Abela sudah mendapatkan ide untuk bisa bolos pelajaran. Tapi entah kenapa perasaan Frans tidak enak. Seperti merasa jika apapun rencana Abela pasti tidak lain dan tidak bukan akan berhubungan dengan dirinya. Dan tentu saja seperti biasa Frans akan menuruti apapun keinginan Abela. “Ponsel Kakak mana?” tanya Abela sambil mengadahkan tangannya. Frans mengerutkan keningnya tapi tetap memberikan apa yang diminta oleh Abela, “Buat apaan emang? Kamu gak bakal ngelakuin aneh-aneh kan?” Abela menerima ponsel Frans dengan sumringah, “Udah Kakak gak usah ban

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN