Dinda baru saja selesai mengajari juniornya lagi di studio band. Keluar karena merasa sudah pengap di dalam sebab latihan band sudah pasti membuat ruangan ikut merasakan euforia pemain bannya. “Gue keluar dulu,” kata Dinda berpamitan, siapa tahu nanti dicari. Lalu dia duduk di atas bangku yang letaknya ada di depan studio, melepas lelah sembari memainkan ponselnya. “Nggak jelas banget jadi cowok. Bales singkat-singkat nggak ngjelasin situasinya!” gerutu Dinda di depan ponselnya sendiri yang tengah menampilkan layar chat w******p nya dengan Kevin. Kevin sudah menghubunginya lagi. Tapi... cuma membalas singkat dan tidak memberikan penjelasan kenapa tidak jadi menelponnya hari Sabtu di minggu lalu. Cuma membalas kalau dia hari ini akan ada penelitian dan tugas menumpuk sehingga susah dihub

