Di perjalanan menuju rumah Nadima, ada yang membuat Azha cukup terkejut. Karena ternyata Nadima tipe yang aktif berbicara. Dia tidak suka suasana sepi saat sedang bersama seseorang, karena itu akan canggung. Sehingga tadi Nadima meminta izin untuk mengajaknya bicara, tentang apa saja, seperti contohnya tentang rencana kegiatan UKM Mapala yang sudah diberitahu oleh Kayla tadi. “Jadi lo nggak bisa ikut juga?” tanya Azha yang baru tahu kalau Nadima juga tidak bisa ikut kegiatan Mapala. “Iya... aku kira kamu bakal ikut dan jadi ketuanya nanti,” jawab Nadima mengiyakan. “Soalnya aku akan ada acara di pondok pesantren tempatku belajar dan sudah menjadi ketua panitianya,” tambahnya. Azha mengangguk-anggukkan kepalanya mendengar jawaban Nadima. Dia baru saja ingat kenapa Kayla tidak meminta Nad

