Menjelang Maghrib, kereta baru sampai di Stasiun Kota Pekalongan. Setelah mereka sholat, Wiwied mengajak Aisha mampir ke Pasaraya Sri Ratu yang letaknya tidak jauh dari stasiun itu. Wiwied membeli perlengkapan mandi dan baju ganti untuk Aisha. Awalnya Aisha menolak, tapi Wiwied memaksa. Setelah itu mereka meneruskan perjalanan naik angkot dan turun di Pasar Wiradesa. Mereka pun memasuki gang di dekat pasar itu. Menyusuri deretan rumah dinas pejabat kota Pekalongan. "Assalamu'alaikum Tito, mas pulang!" sapa Wiwied sesampainya di pintu rumah. "Waalaikumsalam. Hai mbak Aisha," sapa Tito. "Hai Tito!" Aisha menyapa balik. "Sayang, kamu mandi dulu sana. Habis itu kita sholat jama'ah Isya terus keluar makan malam," perintah Wiwied. "Iya mas," jawabnya menurut. Setelah bebersih dan sholat

