"Jadi. Kalau nanti Ayah dan Ibu meninggalkan kita terlebih dahulu, maka Mbak akan mengabdikan sisa hidup Mbak untuk menjadi relawan kemanusiaan. Dan kalau memungkinkan, Mbak ingin mewujudkannya di luar negeri. Tinggal disana sebagai relawan kemanusiaan dengan kehidupan baru," tutur Aisha. "Lho. Jadi Mbak Aisha akan meninggalkan Aku sendirian disini?" rajuk Tito. "Hey, kamu itu tidak bayi lagi ya. Kamu itu dewasa. Dua atau tiga tahun lagi kamu juga pasti akan menikah dan mempunyai keluarga baru. Itu semua sudah Mbak Aisha pikirkan," jawab Aisha. "Oh. Iya juga sih," sahut Tito diakhiri senyumannya. "Oke. Sebagaimana Ayah dan Ibu setuju, aku juga ikut setuju. Lalu perjanjian apa yang Mbak Aisha maksudkan?" tanya Tito. "Bila saat itu nanti tiba. Kan Mbak Aisha akan tinggal di luar negeri

