Part 72. VOICE dan One Care Foundation Hari demi hari, Minggu demi Minggu pun terlewati. Dua Minggu sudah berlalu sejak meninggalnya Ayah dan Ibu mereka. Tito kini mulai resah. Ia berpikir, dalam waktu dekat Ia harus menghadapi semua kenyataan hidup sendirian. Ia harus segera menyiapkan diri untuk benar-benar mandiri. Ia tahu, Aisha akan segera meninggalkannya. Aisha yang selama ini berperan sebagai Kakaknya, panutannya, dan pembimbingnya. Ia harus merelakan kepergian Aisha, karena Aisha mempunyai hak penuh atas kehidupannya. "Mbak. Ada sesuatu yang ingin Tito sampaikan," ujar Tito saat mereka selesai sarapan di pagi itu. "Iya. Ada apa To?" tanya Aisha. "Itu Mbak. Akhir-akhir ini Tito kepikiran tentang rencana kepergian Mbak Aisha ke luar Negeri," jawab Tito. "Ke luar negeri?" ta

