Ciuman yang dilakukan Hanna tidak berlangsung lama karena ponsel yang berada di saku celana Ken berbunyi menyebabkan Hanna menghentikan ciumannya. “Siapa?” tanya Hanna melihat kerutan di dahi Ken. “Tessa, sekretarisku” jawab Ken singkat. Ken segera menjawab panggilan telepon Tessa yang katanya adalah sekretarisnya Ken. Hanna tidak tahu alasannya mengapa Ken harus menjauh saat berbicara dengannya. Apakah Hanna merupakan ancaman baginya? Tidak. Hanna mencoba untuk tidak menaruh curiga. Apa pun yang Ken lakukan adalah karena sudah kebiasaan yang dia lakukan saat bicara dengan orang lain. Tidak lebih. Melihat Ken yang masih terus bicara melalui ponselnya, Hanna memilih untuk pergi ke dapur, dia akan menyiapkan makan siang untuk mereka karena sudah waktunya bagi mere

