Hanna berdiri tidak percaya, tetapi dia juga tidak bisa melarang Janice untuk menemui Ken atau siapa pun juga terutama saat Ken marah dan kecewa padanya. Hanna baru saja melangkah masuk ke dalam taxi yang dia pesan ketika mobil Scott masuk ke lingkungan kantor Ken. Mereka sama-sama tidak melihat. Hari ini Ken sangat letih, padahal dia belum melakukan apa-apa sejak tiba di kantor dengan Hanna yang mengikutinya. Ken tidak pernah mengerti mengapa memikirkan Hanna bisa membuat emosinya tidak dapat dikendalikan. Semua pikirannya tertuju pada Hanna. Dia memang kecewa pada Hanna, tetapi dia juga sudah bisa menempatkan diri lebih bijak. Tapi...yang dia lakukan tadi sangat tidak bisa dimaafkan. Apa yang dipikirkan oleh Hanna dengan sikap dan setiap ucapannya? Apakah saat i

