12. Bukan Halusinasi

1608 Kata

Dewa masih linglung dengan apa yang baru saja terjadi pada dirinya dan Acong. Setelah menempuh perjalanan yang lumayan jauh, akhirnya Dewa beserta rombongan sampai pada posko ke-tiga. Dewa langsung berbaring di atas dipan yang terbuat dari bambu. Begitu juga dengan Acong. Karena apa yang Dewa rasakan sangatlah pening dan ia mencoba untuk mengingat semua yang terjadi. Kak Vira datang memeriksa keadaan Dewa dan Acong. Dewa sudah dalam posisi duduk bersandar pada dipan bambu itu. Sedangkan Acong masih dalam proses pemulihan kesadarannya dibantu oleh Bayu dan beberapa tim rescue lainnya. Lantaran keadaan Acong sangat lemah. Bukan hanya karena shock tetapi juga mendekati hipotermia. Tari membawakan dua gelas teh manis ke sana. Lalu ia menghampiri Dewa yang masih dalam pemulihan menuju kesadar

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN