Keributan antara Dewa dan Windu mampu dilerai oleh gadis tomboy itu. Windu tidak ingin terjebak di sana. Sehingga ia marah dan langsung mengajak Dewa berkelahi. Pada akhirnya mereka sadar kalau pertengkaran tidak akan memberikan solusi apa pun. Sedangkan waktu terus melaju, tanpa bisa kita tahan walau hanya beberapa detik saja. Mereka merenung. Beberapa di antara mereka duduk sembari menunduk. Sedangkan sisanya ada yang bersandar di bawah pohon. Ada pula yang berdiri berharap ada angin yang berembus. Dewa melihat jam yang melekat di tangan kanannya. Waktu sudah menunjukkan pukul tiga sore lewat tiga puluh menit. Paling tidak mereka hanya memiliki waktu sekitar dua jam untuk menemukan pohon Pancamaya. Tiba-tiba Dewa melihat Mia bertingkah aneh. Mia yang sedang duduk di dekat pohon besar

