Kehadiran Stephanie yang Tertolak

1117 Kata

Qiandra menatap Stephanie di depan pintu, melihat wajah wanita itu yang kuyu dan menyedihkan. Aura glamor tidak sekuat sebelumnya. Keangkuhan yang biasanya wanita itu bawa tidak seperti biasanya. Malam ini, Stephanie hanya mengenakan kemeja biru dongker dengan celana katun sepanjang mata kaki. Ada syal di lehernya, melindungi dari udara dingin di malam hari. Jakarta baru saja hujan, tanah jalanan basah dan di beberapa tempat, membentuk genangan air yang sesekali terciprat saat kendaraan lewat. "Ya?" Qiandra membuka pintu utama lebih lebar lagi, memberikan kesempatan bagi Stephanie untuk masuk. "Gue ingin melihat Roger!" Suara Stephanie lirih, tapi masih bisa ditangkap oleh Qiandra. Qiandra melihat ke belakang, ke ruang tengah di mana ada Nathaj yang sedang duduk menikmati kopi tanp

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN