Adorable 45

1469 Kata

  Hein melemparkan ponselnya setelah menelpon Dara barusan, semua rasa kecewanya seolah meledak saat ini. Beberapa kali ia mencoba untuk berpikir postif namun hatinya tidak bisa diajak berkompromi. Ia kecewa, ia lelah akan sikap Dara. Bagaimana bisa hanya dirinya yang harus mengerti akan posisi Dara, sedangkan Dara tidak pernah mau mengerti apa yang kini tengah dirasakan olehnya.                 Hein mengambil lagi ponselnya, lalu menelpon mamanya.                 “Ma, hari ini Hein kesana sendirian lagi. Kali ini terserah Mama mau percaya atau tidak jika Hein sudah memiliki kekasih”                 “Apa yang terjadi Hein?”                 “Tidak, Hein hanya lelah. Sampai bertemu sore nanti ya Ma”                 “Baiklah, hati-hati ya” jawab Mama sedikit kebingungan.         

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN