Adorable 42

875 Kata

             Seperti hari-hari kemarin, hujan kembali turun membasahi Kota Bandung. Kini bersamaan dengan suara petir yang menggelegar. Hein menatap jok di sebelahnya, kosong. Ya, kosong karena hari ini Dara tidak bisa pulang bersamanya dikarenakan ada pertemuan dengan divisi marketing untuk membahas promosi bulanan yang akan dilakukan oleh perusahaannya.                Jam sudah menunjukan pukul enam sore, lampu jalanan sudah menyala. Namun tidak dengan perasaan Hein yang terlihat gelap seperti cuaca saat ini. Seharusnya, hari ini adalah waktu yang tepat untuknya membawa Dara bertemu dengan mamanya. Ia bahkan sudah berjanji jauh-jauh hari untuk mengenalkan Dara pada sang mama.                 Suara klakson dari belakang menyadarkan Hein dari lamunannya, ia bahkan tak sadar jika lampu lal

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN