Dara memijat pelipis matanya, ia terlihat sangat begitu lelah hari ini. Bayangkan saja, ia baru sampai di Bandung tengah malam lalu paginya langsung berangkat bekerja dan langsung meeting bersama semua divisi manager. “Cape ya Sayang?” tanya Hein mengusap rambut Dara pelan. Dara mengangguk, “Pake dulu sabuknya. Sampai di rumah langsung makan sama istrirahat ya” pesan Hein diangguk Dara mengerti. Dara dan Hein kembali pulang bersama, hujan gerimis mulai turun di Kota Bandung seolah menjadi pelengkap kemacetan kali ini. Dara menyandarkan kepalanya pada jendela mobil, sedangkan Hein tangan kirinya sibuk menggenggam jari Dara. Sungguh sangat menyebalkan bagi para single yang melihatnya! Menggelikan! “Hein” panggil Dara.

