Adorable 38

1282 Kata

             Hein membuka matanya perlahan karena merasa ada sesuatu yang mengelitik di hidungnya, namun yang lihat pertama kali adalah senyuman manis milik Dara yang asik menggelitiki hidung mancung Hein dengan rambutnya.                “Apa kamu masih mau tidur?” goda Dara saat melihat mata Hein terbuka.                 Hein langsung membelalakan matanya, ia baru ingat jika dirinya berada di rumah orang tua Dara. “Ya ampun!! Jam berapa sekarang?” pekiknya.                 “Jam sembilan” jawab Dara ikut terlonjak kaget.                 Hein segera bangkit dari ranjang, “Kenapa kamu gak bangunin aku dari tadi? Kan malu masa baru bangun jam segini? Mana di rumah calon mertua pula” keluhnya.                 Dara terkekeh, melihat paniknya Hein saat ini. “Mama bilang jangan dibangunin, ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN