Pulang

1151 Kata

Seperti mendapat serangan mendadak, tubuh Rasvy atau Abyan terdorong ke belakang hingga menabrak pintu mobil yang baru saja dia tutup. Tidak ada pertanyaan yang keluar dari mulut ketiga wanita yang memeluk dirinya. Hanya air mata kebahagiaan yang terlihat pada saat mereka memeluk Abyan. Cukup lama tidak ada yang bergerak sampai Abyan mulai bergerak berusaha melepaskan diri. Wajahnya masih memperlihatkan keheranan saat dia memandang wanita setengah baya tetapi masih memperlihatkan kecantikannya. “Abyan…kau tahu betapa gembira dan bahagianya mama mendengar kau kembali ke rumah ini lagi. Walaupun papa-mu mengatakan kau dalam keadaan baik, belum puas rasanya apabila belum bertemu denganmu secara langsung,” ungkap Elza dengan segenap kebahagiaan yang membuncah. Namun, wajah Abyan masih data

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN