Bandung, memang selalu memesona. Sebuah tempat yang tepat untuk mencipta kenangan. Mungkin, itu pula yang menjadi pertimbangan Rayyan hingga beraninya menculik seorang putri dari omnya sendiri. Berbekal sebuah kebohongan ketika pamit Daddy dan Biyanya, berada di sinilah Rayyan sekarang. Kawasan wisata tangkuban perahu, dipilihnya sebagai satu dari sekian destinasi yang akan mereka lakoni sepanjang hari ini. Nggak sia-sia ia mangkat lepas Subuh. Ketika ayam baru saja bersahut-sahutan dengan kokoknya, dua anak manusia itu sudah menyusuri tol dalam kota arah Cikampek. Tak ayal pukul sembilan pagi tadi, mereka sudah masuk Pasteur. Sekadar sarapan kaki lima yang mereka temukan di sepanjang jalan, itu sudah membahagiakan rasanya. "Enak, kak?" tanya Rayyan melihat sang kakak begitu lahap meni

