"Lama banget dik." tegur Ambar. "Iya nih mbak, ngantrinya panjang banget. Eh dedek bayi nya nen terus sih." "Namanya juga bayi dik." "I-iya juga sih. Bayiku juga nen terus." "Bayi yang mana?" Ambar bingung. "Bayi besar wkwkwkwk." "Sembrono." Tuan Arjun kebetulan tidak berada di sana. Dia sedang pergi ke kantornya untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan penting yang harus segera ia selesaikan. Baby Kheesa dan Ambar tertidur meninggalkan Dinda yang masih terjaga. Ia masih setia menunggu suaminya kembali. Sampai-sampai ia tak lara untuk terlelap sebentar. Bruuuughh.. Terdengar di depan ruangan seseorang menabrak sesuatu hingga menimbulkan keributan. Dinda yang punya rasa penasaran tinggi tentu tidak bisa untuk berdiam diri. Perlahan ia membuka pintunya sedikit. Tampak seo

