Walau ragu, Rendi tentu tidak kuasa menolak permintaan aneh Dinda. Dengan mengerahkan tenaganya, dengan mudah Rendi menggeser batu besar itu. "Kenapa ada lubang di dinding?" Rendi terpaku saat melihat celah besar itu. Dinda datang mendekat ke arah Rendi "Kamu sudah melihatnya bukan?" "Apa ini nyonya?" tanya Rendi tidak mengerti. "Itu lubang, apakah kamu tidak tau itu." "Maksud saya, kenapa bisa ada lubang besar ini di sini. Dan untuk apa?" "Itu artinya kamu kecolongan kan? Sebagai jenderal di sini bahkan kamu tidak tau ada hal sefatal ini." Rendi terpaku dengan apa yang dikatakan Dinda. "Kamu tau lewat celah itu ular-ular masuk kedalam kediaman ini." "Maksud nyonya?" "Aku tau siapa dalang di balik rubuhnya bangunan tua itu. Dan pencuri dokumen yang hilang itu." "Nyony

