45 HAMIL

806 Kata

"Siapa yang hamil?"   Melani menghentikan langkahnya saat sampai di koridor yang akan membawanya ke bangsal anak. Pagi ini sebenarnya dia ragu untuk masuk ke rumah sakit. Marsha pun memintanya untuk cuti beberapa hari. Tapi Melani merasa sangat bersalah kalau meninggalkan pasiennya. Maka dia akhirnya berangkat ke rumah sakit.   "Dokter Wina. Ih kenapa ya kok Pak Marshal gitu. Yang hamil siapa yang dinikahin siapa? Kan kasian Dokter Wina."   Melani menghela nafas. Dia tidak mau sebenarnya mendengar selentingan seperti ini lagi. Tapi apa yang di lakukan Wina sudah keterlaluan. Sandiwara apalagi yang di buat wanita itu?   Melani menatap dua perawat yang berjalan di depannya itu. Saking asyiknya bergosip dia tidak menyadari kalau Melani ada di belakang mereka persis.   "Pasti kan aku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN