Melani langsung membelalakkan matanya mendengar ucapan Marsha. Hamil? Tidak mungkin kan? Mereka baru beberapa kali bercinta dan... Melani langsung menggelengkan kepalanya. Kali ini dia melangkah mundur dan menatap Marsha dengan lekat. Lalu mengusap tengkuknya. "Kamu jangan ngaco. Mana bisa aku hamil. Sekarang aja aku masih mens kok." Dia berbohong. Tapi tentu saja hal itu membuat Marsha terlihat kecewa. Pria itu mengernyitkan keningnya lalu menatapnya lagi. "Kamu lagi haid?" Melani tentu saja berusaha dengan sekuat tenaga untuk mengangguk. Meski dia tahu kalau dia harus berbohong kepada Marsha. Padahal harusnya memang dia sudah haid. Tapi siklusnya yang tidak menentu tidak bisa dijadikan tolok ukur. "Ehm iya. Tadi pagi." Marsha langsung mengangguk mendengar uc

