“Baiklah, mari kita mulai,” ucap Rizky kala sudah masuk di dunia misterius itu. Dunia yang penuh dengan distorsi yang sampai detik ini belum benar-benar dia pahami. Dia mulai mencoba memperhatikan ke sekeliling, dan menyadari bahwa menara yang dia naiki, bukanlah satu-satunya tempat penuh dengan distorsi. Ada berbagai macam gedung aneh tidak masuk akal di dunia itu. Sepertinya, dia ada banyak tempat bermain selain menara yang dia sudah kunjungi dua kali ini. “Mungkin aku bisa berkunjung ke tempat lain setelah lebih kuat. Tidak ada yang jamin kekuatan semua tempat akan sepadan,” komentar Rizky seraya memperhatikan tempat-tempat distorsi itu. Dia mempertimbangkan untuk segera menyelesaikan tempat dia beraksi saat ini, jika saja menara ini tidak setinggi yang dia lihat saat ini, dan mencari

