Bab 27

1092 Kata

Ika menyalakan ponselnya yang telah lama ia nonaktifkan. Rasa rindunya pada sang suami membuatnya menyerah. Ika ingin tahu keadaan Bara meskipun sang suami mungkin tidak merindukannya. Begitu ponselnya menyala ratusan notifikasi lansung membanjiri kolom chattingnya. Chatting dari Bara yang mendominasinya. Air mata Ika mengalir seiring dengan untaian kalimat rindu yang ditulis oleh suaminya. Setiap hari Bara mengiriminya pesan, dan hampir tiap jam ada panggilan masuk dari nomor yang sama. Ternyata Bara mencarinya selama ini. Air mata kesedihan berganti dengan keharuan saat Ika membaca pesan rindu dari sang suami. Ika mengusap perutnya dengan sayang. Bara harusnya tahu kalau ada malaikat kecil yang dititipkan Tuhan pada mereka. Senyum sudah akan terbit dibibir Ika sebelum berganti dengan ta

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN