Chayra membuka matanya, ia meluruskan badan dan tidak sengaja menyentuh bahu Abimanyu. Pria itu ternyata sudah bangun dan menatapnya dengan mata mengerjab lalu mencium pelipisnya singkat. “Mandi dulu yuk, baru subuhan. Kamu tahu niatnya kan?” tanya Abimanyu. Chayra mengangguk, “Mas dulu deh yang mandi, aku masih mau baring sebentar lagi.” “Iya, mas mandi dulu ya.” Ucap Abimanyu lalu beranjak turun dari tempat tidur. Chayra melihat Abimanyu memakai celana pendek lalu mengambil handuk dan masuk ke kamar mandi. Chayra menutup wajahnya dengan selimut, ia masih merasa malu. Ia berteriak pelan lalu kembali berteriak dengan kepala tertutup bantal. Beberapa detik kemudian, ia mendengar suara pintu terbuka dan di tutup dengan cepat yang menimbulkan suara keras. “Kamu kenapa?” tanya Abimanyu p

