Tengah malam, Chayra terbangun dari tidurnya. Ia melihat sebuah tangan memeluknya posesif dari arah belakang, deru napas hangat juga ia rasakan menggelitik tengkuknya. Chayra berbalik dan melihat Abimanyu tertidur pulas dengan mendengkur pelan, mungkin akibat kelelahan karena respsi mereka. Chayra terbangun karena keram perut yang ia rasakan, tidak terlalu sakit tetapi membuatnya terbangun. Chayra memindahkan lengan Abimanyu perlahan-lahan lalu beranjak dari tempat tidur. Ketika selimut terlepas dari tubuhnya, Chayra hanya mengenakan tanktop putih dengan celana pendek setengah paha. Ia memeriksa meja makan dan cemberut begitu hanya menemukan nasi dingin di sana. Perasaan, sebelum tidur ia menyisakan beberapa makanan di sana tetapi sekarang semua makanan itu telah habis, Chayra akhirnya

