Chara melihat ekspresi kaget dari atasannya, Pak Wira memandangnya tidak percaya. Chayra hanya tersenyum memandangi atasannya itu, ia menghela napas pelan lalu menggerakkan amlop itu ke arah atasannya. “Jangan berhenti ya, Ra? Saya sebenarnya juga mau minta maaf karena menyuruh kamu ikut terbang kemarin. Itu kesalahan saya apalagi itu pas kamu lagi cuti yang seharusnya tidak boleh terbang.” Ucap Wira panjang. Chayra menggeleng, “Bukan kejadian itu Pak, yang membuat saya ingin mengundurkan diri. Saya ingin berhenti murni karena keinginan saya sendiri dan permintaan bapak juga sudah terlambat, insidennya satu bulan yang lalu. Bapak sebelumnya juga tidak pernah menghubungi saya. Jadi, lupakan saja kejadian itu.” Wira menghela napas panjang, “Jadi, kamu benar mau mengundurkan diri?” Cha

