62. Penghuni Lain

1636 Kata

"Kamu mau berangkat?" Ningrum yang baru saja bersiap membuat sarapan, tampak menatap heran keponakannya yang sudah rapi di waktu yang masih sangat pagi.  "Iya Bi, Fany minta aku berangkat lebih pagi dari biasanya hari ini." Sembari melihat isi tasnya, memastikan tak ada yang tertinggal. Anin duduk di kursi depan meja makan. Menuangkan air dari teko ke dalam gelas. Meneguknya cepat sebelum kemudian membuka bungkus roti yang dibelinya dua hari lalu. Sempat terlupa hingga akhirnya hanya teronggok di dalam tas.  "Loh, kok makan roti aja? Tunggu sebentar ya, Bibi buatkan sarapan." Tergesa, Ningrum segera membuat nasi goreng untuk Anin. Ia mana tega membiarkan keponakannya hanya mengganjal perut dengan sebungkus roti sebelum memulai aktivitasnya yang berat. "Nggak usah, Bi. Ini aja cukup kok.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN