"Gimana? Udah kamu hapus semua kan?" "Kamu tenang aja, Na. Aku udah hapus semua bukti itu." "Bagus, bagus. Untunglah kamu datang di waktu yang tepat. Kalo enggak bisa mampus aku." "Terus ... udah ini kamu mau kemana, Na?" "Aku gak mau kena masalah besar. Untuk sementara, aku pulang dulu." "Hmm, oke lah kalo begitu." *** Sebuah mobil berhenti di depan rumah mewah berpagar besi bertingkat tiga. Seorang pria turun dari mobil itu terburu-buru. Ia sudah masuk ke dalam rumah. "Kak ..." Ia memanggil kakak kandungnya dan berteriak. "Kak Zain ..." Nampak seorang wanita paruh yang menghampirinya dengan tergesa-gesa. "Eh, Den Brian, Aden kemana aja sih! Kok baru pulang?" "Bi, Kak Zain mana? udah ke kantor apa belum?" Nampak seorang pria melihat kedatangannya dari atas sana. Lanta

