Usai menghentikan bencana tanpa melalui banyak kesulitan berkat Profesor Philips yang kooperatif, Aaron memutuskan untuk meninggalkan laboratorium Profesor Philips dan berpamitan pulang. Sebelum itu dia memberikan alamat rumahnya pada Profesor Philips karena sang profesor berniat untuk mengundangnya makan malam di kediamannya. Tentunya ia tidak akan melewatkan kesempatan untuk mendekati Saara. Sesuatu yang membuatnya nekat menggunakan mesin waktu bahkan tanpa tahu apakah berhasil apakah tidak. Resiko yang ia ambil demi menemui Saara lagi sekaligus mencegah timbulnya bencana zombie. Begitu Aaron kembali naik ke gudang, dia mendapati Devos sedang mengawasinya. Dia masih menyunggingkan senyum meski senyumnya tak sampai ke matanya. Bisa dilihat jika ekspresi wajah Devos berbanding terbalik de

