Kilau serbuk nano partikel Saara berpencar menari - nari menembus ruang bawah tanah menuju lorong yang langsung terhubung dengan inti ruangan laboratorium. Partikel nano yang bersinar itu menyatu membentuk sosok gadis cantik, pucat dan berwajah dingin. Yang kehadirannya langsung disambut oleh keenam orang yang berada di sana. Hanya saja, semua yang menyambut Saara bisa merasakan ada sesuatu yang tidak baik. Sebab tidak seperti kemarin kali ini Saara datang ke laboratorium bawah tanah dengan membawa atmosfer yang menegangkan. Semua yang berada di laboratorium bawah tanah Profesor Philips itu bahkan bergetar takut akan aura membunuh pada Saara yang baru datang. Mereka sudah menebak pasti gadis ini akan menghabisi seseorang karena alasan yang tidak bagus yang berada di atas tanah. "Ada apa

