Part 32: Ungkapan Hati

1610 Kata

Kekhawatiran James benar-benar terjadi, ketika tanpa sengaja ia melihat Nadia yang tengah memperhatikan Jamal yang sedang bersama perempuan lain. Dari tempatnya berdiri, James bisa melihat bagaimana tatapan terluka Nadia berpendar, senyuman getir, tubuh yang tampak bergetar. Semuanya James saksikan sendiri. Selama beberapa saat James tak melakukan apapun, ia hanya menatap Nadia dengan perasaan tak rela. Sekalipun ia sering kali menyakiti perempuan itu, bahkan membuatnya terluka dan sakit. Tapi nuraninya tak rela melihat Nadia harus terluka oleh orang lain, ia tak suka melihatnya. Terlebih sekarang alasan keberadaan Nadia dalam hidupnya terasa semakin jelas. Ia tak boleh melepas Nadia, ia harus melindungi perempuan itu. “Nay.” Panggil James saat Nadia hendak mengikuti Jamal. Nadia te

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN