Andra sudah menceritakan soal pengajuan pinjaman bank pada Silvia guna menyelesaikan persoalan rumit yang terjadi dengan Dita. Tentu saja Silvia keberatan mengingat pinjaman bank sebenarnya bukan solusi yang tepat malah dirasa menambah permasalahan baru. “Apa sekarang gantian Dita yang menekan kamu, Dra? ” ungkap kegusaran hati Silvia setelah mendengar rencana pinjaman bank dari Andra. Andra tersenyum lalu menggeleng. “Enggak kok. Aku justru merasa dia jadi seperti itu karena merasa aku terlalu kasar sama dia. Soal urusan bisnis dia sudah melakukan langkah paling tepat soal manajemen dan keuangan. Hanya saja kami nggak sepemikiran soal hasil konsultasi itu,” jawab Andra. Silvia mendesah lesu. “Ya tapi apa harus dengan pinjaman bank? Kamu masih ingat kan, apa yang dibilang sama Mbak K

