p.

1402 Kata

Sepertinya kesabaran Andra mulai terkikis bahkan nyaris menipis menghadapi sikap Silvia yang semakin tidak terkendali. Seperti yang terjadi pagi ini Silvia keluar melakukan pekerjaan seperti tidak ikhlas melakukannya. Semuanya dilakukan seperti sedang marah pada sesuatu. Ketika Andra bertanya bahkan memintanya untuk tidak melanjutkan aktivitasnya, Silvia malah mengomel yang tidak ada hubungannya dengan hal yang ditanyakan oleh Andra.  “Nanti malam kamu periksa ya? Biar jelas kamu hamil atau memang bermasalah sama periode datang bulan kamu,” saran Andra setelah Silvia baru keluar dari kamar mandi.  “Nggak usah. Aku datang bulan.”  “Kapan?” “Barusan ini. Tapi nggak langsung banyak kayak biasanya.”  “Trus?” “Kalau kata orang ngeflek gitu.” Tiba-tiba Silvia menangis saat mengenakan sera

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN