31. Taruhan Nyawa (2)

1190 Kata

“Mereka seperti sengaja membuat emosiku semakin labil lalu mengamuk sehingga punya alasan untuk menghukum dan menyuntikku. Begitu seterusnya, sampai aku sama sekali tidak ingat apa pun soal masa laluku," ucap Ayu setelah mendengar penjelasan Andra dengan seksama. “Apa nggak ada keluargamu yang pernah datang berkunjung?” “Sebelum aku lari dari rumah sakit ada seorang laki-laki yang sempat mengunjungi beberapa kali. Aku nggak tahu siapa namanya. Dia cuma memanggilku Ayu, lalu bilang hanya Silvia yang akan menolongku. Cuma itu yang bisa aku ingat selama aku kabur dari rumah sakit. Aku tidak berani meninggalkan rumah sakit terlalu jauh, karena aku berharap orang bernama Silvia itu benar-benar datang mencariku.” Kedua mata Silvia berkaca-kaca. Dia mengarahkan sebuah foto pada gela

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN