15. oo

1750 Kata

Tita menyeret Damar ke belakang kafe. Sudah dua hari ini barista senior Fix It pamit tidak masuk kerja pada Andra dengan alasan menengok orang tuanya di kampung. Padahal Tita sangat tahu dengan jelas bahwa orang tua Damar tinggal di Jakarta dan mudah ditemui, tidak sampai meliburkan diri dari pekerjaan.  “Jawab jujur! Ke mana lo kemarin?” tanya Tita penuh selidik. “Bukan urusan lo!” “Oh, bukan urusan gue? Kalau lo kesulitan baru jadi urusan gue?”  “Apaan, sih, Ta? Tumbenan banget lo kepoin hidup gue?” kesal Damar. Dia mulai jengah saat merasa seperti sedang di introgasi oleh Tita.  “Gue kemarin ke kos lo. Kata temen kos lo, elo pergi sama cewek yang selama ini nginep di kamar lo. Pergi ke mana lo sama Nindy?”  Damar kesulitan menelan ludahnya. Ucapannya seperti tertahan di ujung lida

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN