5. ee

1875 Kata

Revan melangkah santai menuju unit apartemennya. Dia sudah memantau dari ruang pantau kamera pengawas dan mendapati anak buah Dita masih berjaga di depan pintu unit apartemennya. Dia pun juga merasa kalau saat ini Dita juga sedang mengawasinya dari jarak tertentu. Namun Revan berusaha bersikap biasa saja, seolah tidak sedang menyembunyikan apalagi akan menghadapi sesuatu yang mengancamnya di depan sana. "Pak Revan?" tanya salah satu anak buah Dita setibanya Revan di depan pintu unit apartemennya. "Iya, saya sendiri. Anda siapa dan ada perlu apa dengan saya?" tanya Revan. "Tunggu sebentar," ujar pria berotot tersebut, kemudian menghubungi seseorang dengan bahasa yang Revan tebak sebagai kode rahasia, melalui earphone yang ada di telinganya. "Ada seseorang yang ingin menemui

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN