Ana menggeliatkan tubuhnya, setelah itu ia membuka matanya perlahan-lahan. Ada satu pertanyaan yang terlintas dalam otaknya saat dirinya membuka mata, Sedang ada dimana dirinya sekarang? Tempat ini begitu asing baginya.. Ana langsung mendudukan dirinya, matanya menatap seluruh kamar yang sekarang sedang ia tempati. “Kamar siapa ini?” Tanyanya pada diri sendiri. Atau jangan-jangan? Ana langsung memeriksa tubuhnya. Syukurlah tubuhnya masih terbungkus pakaian dengan aman. Ia fikir, ia bisa ada disini karena telah... “Kau aman,” Suara berat terdengar Ana menolehkan kepalanya, ia sudah tau siapa pemilik suara berat itu. Ana bangkit dari ranjang, dan kini dirinya berhadapan dengan tubuh tegap David. Ia mengingat, pria itu memaksanya untuk ikut ke Los Angeles, pasti ia juga yang membawa An

