Langkah yang bergetar, bahkan mungkin terasa begitu melemaskan saat langkah ini dilangkahkan. Tentu saja karena Ana benar-benar merasa takut, ia takut bertemu David. “Kau ini kenapa?” Tanya Cathy, tentu ia menanyakan keadaan sahabatnya yang terlihat tidak baik-baik saja. Karena tidak ada terik matahari ataupun apapun yang menyebabkan suhu meningkat, tapi Ana mengeluarkan peluh dikeningnya, bahkan bibirnya terlihat sedikit memucat. Cathypun akhirnya memahaminya sendiri, sepertinya sahabantnya ini takut dengan bossnya itu “Tidak apa-apa, Mr. David tidak akan memarahimu.” “Oh tentu tidak, bahkan ia menyuruhmu bekerja untuknya bukan? Jadi ia tidak akan marah.” lanjut Cathy dengan senyuman dibibirnya. “Ya,” Tentu tidak, pekerjaan ini pasti akan terasa menyenangkan untuknya, tidak untukku. B

