Bodohnya aku, menggali lubang penderitaanku sendiri, mengabadikan luka, memperpanjang tangis, serta sesal yang tak berkesudahan. • Aku belajar bangkit, tak menghiraukan lututku yang tergores. Tak goyah akan hatiku yang lebam. Meskipun dengan tertatih, aku ingin menguburmu di sana. • Di tempat, di mana aku tak mau lagi mengingat kita. •••••••••• Rahma, g****k! Rahma memukuli kepalanya di pojok kamarnya, menyesali apa yang ia katakan beberapa menit yang lalu. "Oke, Rahma juga nggak butuh uang dari Mas Rey." "Kamu bilang tidak butuh? Tapi, kamu menerima semua apa yang saya kasih dan uang yang saya beri? Munafik kamu, Rahma." "Mas Rey sendiri yang kasih ke Rahma! Rahma nggak pernah ngemis ke Mas Rey!" "Oh, ya? Tapi, kamu menerima!" "Oke, Rahma akan balikin semua uang Mas Rey.

