"Bahaya naik motor gitu. Heiish....." Ia kok dongkol ya? Hahahaha. Sebenarnya khawatir karena melihat Serena naik motor. Mana jalanan ramai pula. Lama-lama ia tak bisa menyusulnya juga karena terjebak macet. Walau ya ia mampir ke rumah Serena kok. Tentu membawa makanan. Kali ini bukan makanan dari restoran cepat saji. Ia justru membawa makanan dari restoran Korea terdekat. Ya ia kan tak tahu Serena suka apa. Tapi gadis itu bisa berbahasa Korea lah sedikit. Lalu hubungannya apa? Hahahaha. Ia pikir, Serena mungkin sama seperti gadis-gadis Indonesia lainnya yang tergila-gila dengan Korea. Makanya ia mampir membeli tteokbokki, bibimbap, dan samgyetang. Lalu? Ya fiberikan pada Serena lah. Ia memarkirkan mobilnya lalu mengetuk pintu rumah Serena. Serena membuka pintu dengan bingung karena

