36.

623 Kata

Senyuman di wajah Cla perlahan memudar saat ia membalikkan badan dan tak menemukan orang yang sangat di rindukannya. Ternyata Adit membohonginya, yang datang bukanlah Stev. Melainkan Ray, pria yang bekerja sebagai orang kepercayaan Stev sekaligus supir pribadinya. Ray melangkahkan kakinya mendekat ke arah Cla dan Adit. Ray dapat melihat jelas perubahan ekspresi wajah Cla. "Selamat pagi tuan Adit," sapa Ray membungkukkan badannya hormat. "Selamat pagi Ray, apa kabarmu?" Adit mengulurkan tangan kanannya. "Baik tuan," Ray menerima uluran tangan Adit, Adit pun memeluk tubuh tampan pria itu sebagaimana pelukan antar sahabat. "Dimana Stev?" tanya Adit celingak-celinguk mencari Stev. "Tuan Stev tidak ikut tuan," Ray melirik ke arah Cla, tersenyum ke arah wanita itu. "Selamat pagi nona Cl

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN