38.

631 Kata

Cla menoleh ke arah Adit yang hanya diam saja di dalam mobil, berdecak sebal pada bos besarnya itu karena tak kunjung juga menghidupkan mesin mobilnya. "Pak!" panggilan Cla menepuk pundak Adit. "Kenapa diam saja?" tanya Cla heran. Adit menatap Cla dengan dahi berkerut, sungguh ia bingung bagaimana caranya mengatakan pada Cla agar tetap makan di tempat ini. "Ehmm, Cla...." Adit menggantungkan kalimatnya. "Iya pak, kenapa?" "Kita tidak jadi pergi saja ya," Cla menggeleng. "Tapi aku pakai baju seperti ini pak, tidak mungkin kan___" "Persetan dengan baju yang kau kenakan itu Cla!" sentak Adit kesal tanpa sadar memotong ucapan Cla. "Astaga! Aku jadi emosi menghadapi Cla." ucap batin Adit. Cla berjengit kaget bahkan sampai mengerjapkan matanya berulang kali melihat reaksi ucapan Adit.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN