Edgar berlari ke arah Rachelta lalu langsung memeluk wanita itu dari belakang. Dan tepat saat itu pria itu merasakan benda tajam menusuk punggungnya. Ia memekik merasakan sakit. Tubuh Rachelta menegang dan gemetar, ia langsung membalikkan badannya dan melihat wajah Suaminya. "Kak." "AMANKAN DIA,!" teriak seorang Dokter saat melihat pasien yang menusuk Suami Rachelta tersebut lengah. "Kau tidak apa-apa?" tanya Edgar dengan gemetar menahan rasa sakit. "Seharusnya aku yang bertanya seperti itu." balas Rachelta sambil memegang lengan Edgar. "Syukurlah jika kau baik-baik saja." ucap Edgar lemas, lalu dirinya melemah dan ambruk di pundak wanita itu. Rachelta menahan tubuh Edgar yang berada di pelukannya dengan panik. "Tolong cepat!" suruh Rachelta saat para perawat membantunya menahan

