"Kak." panggil Rachelta sambil berjalan ke arah Edgar. Tapi pria itu tidak mempedulikannya dan tetap berjalan ke kamarnya. "Kak Ed." ucap Rachelta sekali lagi saat sudah sampai kamar. Edgar membalikkan badanya dan menatap Rachelta dengan tajam. "Kenapa?" ucap Edgar. Rachelta tersentak ke belakang saat melihat dengan cepat Edgar membalikkan badanya. "Emm, ja...jang-" "Apa kau gagap? Bicara yang benar." potong Edgar. "Tidak, Kak ak-" "Apa kau sudah makan malam?" kembali Edgar memotong ucapan Rachelta. "Belum." jawab Rachelta. Mendengar itu membuat Edgar menatapnya sengit. "Kenapa kau tidak memikirkan dirimu sendiri? Makan sekarang atau kau tidak boleh masuk kamar!" ucap Edgar. "Iya, tapi jangan marah." balas Rachelta dan langsung pergi dari kamarnya. Edgar mungkin terlihat mar

