Kane menghembuskan napasnya panjang. Berulang kali menenangkan da-danya sambil memegang pintu di depannya. Setelah mengantar Evelyn pulang ke rumah tadi siang, laki-laki itu kembali ke kantor untuk mengambil mobilnya dan pergi ke kantornya untuk rapat. Kini Kane berada di depan kamar Elizabeth, berniat mencari Evelyn dan mengajaknya pulang. Dan Kane baru membuka pintu setelah berdiri di depan pintu itu sepuluh menit. Hal pertama yang ia lihat adalah kamar tua Elizabeth. Dengan perabotan yang kebanyakan terbuat dari kayu dan lampu kristal besar di atasnya. Kane membuka pintu lebih lebar dan berjalan dengan hati-hati ke dalam. Melihat ranjang Elizabeth kosong dan Evelyn tidur di sofa. Perempuan itu tidur menyamping dan menggunakan tangannya untuk bantal kepalanya. Wajahnya terlihat sangat

