Lolos dari Jebakan.

1095 Kata

‘Tring!’ pintu lift terbuka, Vanesa keluar dari dalam lift sambil membopong Keenan yang sudah sepenuhnya kehilangan kendali tubuhnya. Berkali-kali ia menggelayut di bahu Vanesa agar tidak jatuh. Vanesa tentu saja memanfaatkan kesempatan langka itu untuk mencumbu Keenan, selama di dalam lift dia terus menerus menciumi pipi dan bibir Keenan untuk membuat laki-laki yang ia inginkan itu terstimuli dan akan melakukan apa saja yang ia inginkan ketika mereka sudah berada di dalam kamar. “Sebentar lagi Keenan, kamu akan berada di dalam kenikmatan duniaku. Aku sudah tidak sabar untuk memasukkan bibitmu di dalam kebunku,” ucap Vanesa yang sudah tak tahan dan membayangkan seberapa dalam cangkul milik Keenan akan bisa ia benamkan di tanahnya yang mungkin kini sudah merekah merah. “Aku, Nadya maafka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN