Benar-benar Kacau.

1102 Kata

Api menyambar sebagian set panggung, membuat Keenan dan sutradara serta para kru berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan ke delapan pemain yang sedang tertimpa oleh dinding buatan. Karena sebagian besar set panggung yang terbuat dari kayu duplek dan sangat mudah terbakar, maka mereka menduga hanya punya waktu beberapa menit saja sampai semuanya akan hangus dilalap si jago merah. “Nadira, apa kamu tidak apa-apa?!” tanya Keenan dengan khawatir, ia melemparkan sebuah meja yang menimpa kaki Nadira. “Kakiku, aku tidak bisa merasakan kaki sebelah kiriku!” ucap Nadira. Keenan segera memeriksa kaki Nadira dan melihat kalau kaki sebelah kirinya bengkak kebiruan akibat tertimpa meja yang ia lemparkan tadi. Keenan memegang kaki kiri Nadira untuk memastikan. “Aduh! Sakit sekali!” pekik Nadira. “

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN